Andhy Fathoni

tentang sebuah perjalanan…

Kehidupanku di SMP 1 Wates

with 8 comments

SMP 1 Wates adalah sebuah SMP yang menurut orang-orang adalah sekolah paling favorit di Kulon Progo. Sebagai salah satu siswa SD di daerah, saat itu,tidak dipungkiri aku pengin banget masuk SMP itu.Tapi, sebelum itu, orang tuaku menginginkan aku masuk SMP 1 Galur atau biasa disebut SMP 1 Brosot. SMP ini juga dikenal sangat favorit. Terbukti, keduanya saat ini telah menjadi Rintisan Sekolah Berstandar Internasional yang membuka kelas inernasional. Karena saat itu sistem penerimaan siswa baru masih memakai sistem rayon, ibuku ingin memindahkan aku ke SD N Pandowan 5 yang masuk rayon SMP 1 Galur. Konsekuensinya, aku harus pindah rumah ke tempat eyang kakung. Tapi entah mengapa, rencana ini tidak terlaksana.

Singkat cerita, aku termasuk diantara 48 siswa luar rayon yang diterima di SMP 1 Wates. Beberapa siswa diantaranya sudah saya kenal karena sering berkompetisi di Kecamatan Panjatan seperti Yunantono Arbi (setahu saya memiliki NEM tertinggi di Panjatan, sekarang di STAN), Adika Galih (UNDIP) dll.

Di SMP ini, saya harus berangkat pagi-pagi dengan mengayuh sepeda sejauh 5-6 km sebelum bisa naik angkutan kota menuju kota Wates. Tidak heran, kebanyakan teman-teman saya adalah mereka yang sering nongkrong di Terminal buat naik angkutan kayak Anjar (Elektro UGM) dll.

Prestasi saya biasa-biasa saja. Rangking saya di kelas satu tidak pernah masuk 10 besar. Pelajaran yang tetap dapat nilai bagus cuma Matematika. Yang lain, hehe, bisa ditebak. Antara 6 atau 7. Dan tentu saja, yang paling parah Bahasa Inggris. Nilai 6 yang saya dapatkan menurut saya adalah hadiah. Pernah ujian THB (Tes Hasil Belajar semacam ujian akhir semester) dengan soal 50. Yang benar 24 sisanya salah. Nah, jangan bilang saya masih bisa mengerjakan 24 soal lho. Soalnya, jurus yang saya gunakan untuk 24 soal tersebut cuma jurus pengawuran ditambah aji-aji lempar pensil. hehe. Maklum, saya bener-bener gak ngerti maksud soalnya apa. Yang saya tahu, kalo ditanya “What is your name??” jawabannya “My name is…” dan “How do you do??” dengan jawaban identik. Ada pengalaman menarik, waktu pak guru mengajari pronounciation, beliau bilang “Apple”. “Students, Repeat !!” Artinya, bapak itu meminta kita menirukan kata “Apple”. Tapi dengan lantang saya teriak “Repeat!!” hahaha. Pak guru cuma ketawa-ketawa aja. Parah banget pokoknya. Bagi saya, bahasa inggris adalah pelajaran yang mengerikan.

Pada Cawu 3, nilai saya makin hancur-hancuran. Sebenarnya menurut saya masih lumayan. Di beberapa kelas lain, nilai saya masih bisa masuk 10 besar. Tapi di kelas saya, saya ‘cuma’ rangking 16. Sontak, ibu saya marah-marah. Nintendo yang dibeli beberapa bulan sebelumnya dibanting oleh ibu saya sampai hancur berkeping-keping. Kemudian ibu saya menangis di dapur seharian sampai Bapak saya pulang. Ketika Bapak pulang, tentu saja beliau heran melihat ibu saya menangis. Akhirnya Bapak saya ikut marah besar-besaran. Adik saya ikut dimarahi. Momen hari itu benar-benar tidak saya lupakan. Sampai sekarang saya masih ingat detail kejadiannya.

Akhirnya, di kelas 2 semua berubah total. Saya tidak naik sepeda lagi. Saya berangkat bersama Bapak. Pukul setengah 6 saya harus sudah berangkat karena Bapak saya apel pukul 05.45. Biasanya Bapak ngebut. Kalau tidak turun di Polres, saya turun di Gereja. Terkadang saya tidak makan pagi. Karena di sekolah tidak ada orang, kadang saya main-main sama anak-anaknya Pak Taslim (penjaga tersayang kita). Makanya, mereka hafal banget sama saya. Kalau saya main ke SMP, mereka bilang,”Pak, ini mas yang berangkat pagi itu kan ??”. Sekarang, gimana kabar mereka ya?? Pasti sudah besar-besar. Maklum, 6-9 tahun lalu. Terkadang, saya langsung ke agen koran di dekat BPD. Disitu saya banyak membaca koran. Kemudian ke rumah Zudi dan berangkat sekolah bareng dia.

Di kelas 2, saya total belajar bahasa inggris. Buku bahasa inggris kelas 2 yang berwarna kuning saya artikan semua. Hari-hari saya berisi mengartikan buku bahasa inggris. Alhasil, bahasa inggris saya meningkat drastis, setidaknya menurut saya. Di kelas 2 ini, saya juga menemukan indahnya Fisika ketika diajar Bapak Bambang. Di kelas ini, saya juga mulai bergaul. Alhamdulillah, saya dipercaya sebagai sekretaris 2 OSIS. Ketua OSIS nya Anindra (Teknik Industri UGM), dan sekretaris 1 Unita (Teknik Industri UGM). Seingat saya, bendaharanya Nisa (UNS). Disini ada juga Arbi, Ariana (FK UNS), Anwari (FE UII), Aji (kerja di Kalimantan), Aziz (STAN) dll. Banyak yang lupa. Saya tidak banyak kenal angkatan atas. Mungkin cuma Rahmat (Mesin UGM) yang saya kenal. Oh iya, mas Adi juga yang sekarang diamanahi sebagai Ketua Justice Teens club PKS Kulon Progo.

Ada 1 guru yang sangat perhatian sama saya yaitu pak Siswandi. Dulu mengajar Elektronika. Bapaknya sangat menyenangkan. Tapi kalau ngajar sering ngerjain saya. hehe. Tapi kalau nilai saya turun, pasti langsung ngasih perhatian lebih. Beliau saat ini sudah tiada. Semoga Beliau ditempatkan di tempat yang terbaik di sisiNya. Amin.

Sejak kelas 1, saya duduk sebangku dengan Suharitadi. Panggilannya Harri. Rasanya, dari semua soulmate saya, dialah yang paling dekat dengan saya. Kita sering lucu-lucuan dan tentu saja, bersaing sehat. Kalau rangking saya diatas dia, saa langsung menyediakan otot-otot bisep dan trisep buat dipukuli, begitu juga sebaliknya. Yang lucu, pas kelas 3, saya jadi sering kentut. kalau kentut, dia langsung memukuli saya habis-habisan. hehe. Lucu banget kalau ingat masa-masa itu. Oh iya, pas kelas 3, saya juga sering nongkrong di pojok alun-alun sama Anjar dan Decky. Biasanya habis pelajaran tambahan dan sudah ketinggalan bis. Waktu itu, disana ada telepon umum, dan kita sering nelpon polisi. hehehe. Habis itu, kita jalan kaki menuju terminal. Lumayan jauh, sekitar 2 kilometer.

Ketika lulus SMP, saya terpisah dari sahabat-sahabat saya. Anjar ke SMA 1 Yogyakarta, Harri ke SMK 2 Pengasih (SMK standar internasional), Decky ke SMA 2 Wates, dan Arbi ke Taruna Nusantara. Banyak dari teman-teman saya di SMP 1 Wates memang melanjutkan sekolah ke SMA-SMA di Jogja. Antara lain SMA 1, SMA 3, SMA 8 dan SMA 7. Tapi memang paling banyak di SMA 1. Waktu itu, saya juga mau ke SMA 1 atau SMA 3, tapi adik saya sunatan. Dan semua orang di rumah sibuk. Tidak ada yang mengantar saya. Rasanya saya mau marah besar ketika teman-teman saya bahkan yang NEM nya dibawah saya bisa masuk sekolah-sekolah favorit itu. Terutama saya marah sama adik saya. Tapi, itulah kehidupan. Terkadang, apa yang kita anggap baik, ternyata tidak baik menurut Allah. Dan memang, di SMA 1 Wates, saya menemukan kehidupan saya selanjutnya. Bersama teman-teman dan sahabat-sahabat saya yang baru.

Wahai sahabat-sahabatku, dimana kalian sekarang?? Bagaimana kabar kalian sekarang??

Written by fathonezic

February 2, 2009 at 10:51 am

Posted in It's my Life

8 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. kadangkala memang apa yang kita anggap baik, ternyata malah bukan yang terbaik buat kita, dan baru kita mengerti setelah sekian lama waktu berjalan…
    yah,, masa es-em-pe yang penuh perjuangan, penuh impian dan cita-cita,,,
    perjuangan anak daerah yang rela sekolah jauh demi mencari “tempat terbaik” untuk mengejar ilmu,, jadi ingat waktu dulu,, transport terbatas, perjalanan jauh, musti berangkat pagi-pagi itu pun berdesakan dalam bus,, kalau kesiangan dikit musti rela naek di bus yang sudah overload, badan di luar bus, hanya kaki yang berpijak dan tangan yang berpegangan. itu pun masih untung, kalau tidak, sudah dijamin harus menghadap guru piket lantaran terlambat. usai sekolah kalau kesorean bus sudah tidak beroperasi,musti rela jalan kaki ke terminal, naik angkot sampai nagung, dan jalan lagi. atau nebeng truk barang.

    mengingat masa lalu, kadang saya jadi malu,, ternyata dulu seperti itu,,, ko sekarang rasanya kegigihan saya tidak sebegitunya…

    yah,, mengingat masa lalu bisa menjadi motivasi tersendiri,, menjadi pelecut semangat,, (bagi saya) kalau dulu saja yang dalam keterbatasan kita bisa sebegitu gigih, sekarang pun tentunya kita juga harus semakin gigih…

    untuk teman2,,
    semangat berjuang semuanya,,,
    semoga selalu mendapat kemudahan,,,

    ariana

    February 4, 2009 at 11:52 am

  2. wuih…
    ariana nongol nih…
    gimana kabarnya bu dokter…
    iya nih, kita nginget masa2 6-10 tahun lalu…
    masa2 perjuangan…

    andhy

    March 21, 2009 at 7:55 am

  3. duuuhhh…
    jadi inget ibu2 polwan yang dulu sering nemenin aku ngobrol sebelum ke lapangan …
    hehe

    andhy

    April 6, 2009 at 1:23 am

  4. voila smp 1 wates..

    gogogo essawa..

    primebound

    May 13, 2009 at 3:18 am

  5. Assalamu’alaikum…
    kenalkn nma sya Yan Mangandar Putra, SH (25 tahun) asal Dompu-NTB. sya jg lulusan FASNET FT. UGM thn 2004/2005 program: YOung Programmer & Network Administrator. saat ini sya berniat membuka tempat kursus komputer & kgtan usaha fotokopi & jual ATK yang slruh tnagax membrdayakan saudara kita yang kurang mampu, di wilayah masyarakat yang mayoritasnya hidup dibawah garis kemiskinan tapi saat ini sya sgt membtuhkan bantuan dana untuk mendanai planing sya trsebut. jika Anda berminat membntu hubungi di No.HP 081917003694. trimz.. smg Anda sll dalam lindungan Allah Azza Wa Jalla, Amin!

    YAN MANGANDAR PUTRA, SH

    September 14, 2010 at 3:09 am

  6. wah,, super sekali pak ceritanya,, saya juga alumni essawa lulus 2005. memang masa smp itu masa2 pembentukan. kebiasaan2 saya hampir semua dimulai dari smp sampai sekarang.
    terutama kesukaan saya pada bahasa inggris. awalnya saya juga gak bisa wong baru smp saya dapat bahasa inggris. dan karena alm. bapak Sabam Siregar yang membuat saya semangat mempelajari. #kangen pak sabam

    –asri–

    acchan

    March 21, 2011 at 5:50 pm

  7. hahaa … mas ini alumni smp 1 wates yaaa ??? selamat selamat sekarang smp satu sudah maju pesaaat -__- haha

    regita

    March 24, 2011 at 7:32 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: