Andhy Fathoni

tentang sebuah perjalanan…

Alur Instrumentasi dan Kontrol

with 37 comments

aplikasi kontrol pengeboran minyak lepas pantaiTeknik Kontrol, Teknik Kendali, Instrumentasi dan Kontrol, atau Elektronika dan Instrumentasi. Semuanya sama. Gak ada beda. Intinya tetep Kendali/Kontrol. Nama lainnya masih ada, di ITS namanya Teknik Pengaturan. Walah-walah…

Yapz, seharusnya seperti apa alur pembelajaran Teknik Kontrol yang benar??

Ilmu Kendali bagaimanapun tidak bisa dipisahkan dengan Instrumentasi. Seorang Instrument engineer biasanya secara otomatis menjadi Control engineer di berbagai perusahaan. Disini, Instrumentasi pengukuran menjadi dasar yang harus dikuasai seorang calon Control Engineer. Dasar Fisika dan Matematika yang kuat akan membantu dalam memahami sistem pengukuran terutama pengukuran mekanis yang cukup rumit. Berbagai fenomena pengukuran fisis baik bentuk fenomena linear maupun non linear akan banyak dibahas. Cocok, di Teknik Fisika, semester 1 dan 2 dapat dasar Fisika yang kuat dan semester selanjutnya ada Elektronika dan Sistem Pengukuran serta Instrumentasi. Setelah dasar-dasar itu kuat, seorang pembelajar bisa melanjutkan ke Dinamika Sistem untuk belajar pemodelan sistemnya. Pemodelan sangat penting karena teknik kendali tidak akan bisa diterapkan dengan tanpa model sistemnya. Kecuali sistem itu menggunakan Automatic Control tanpa relay seperti PLC dan DCS. Meski di beberapa bagian masih dibutuhkan model sistem dan fungsi transfernya, terkadang dengan PLC kita bisa coba-coba (trial and error). Tentunya itu dilakukan di simulator. Baru deh setelah identifikasi sistem, calon insinyur kendali boleh belajar Teknik Kendali dasar dengan PID serta beberapa metode kontrol seperti Zieger-Nichols dan Root Locus methods. Buku-buku bagus sangat banyak seperti bukunya Norman Nise (Control Systems Engineering) yang sangat sistematis sehingga sangat memudahkan pembacanya.

Setelah dapat pengetahuan Teknik Kendali Dasar, tinggal mahasiswa mau kemana. Sistem Kontrol saat ini sudah banyak yang beralih ke Kontrol Modern untuk mengatasi berbagai masalah Kontrol Klasik. Jika mau masuk industri, maka mahasiswa harus belajar Kontrol Proses sebagai dasar. Pemahaman tentang proses sangat penting disini. Kalau mau berkarir di bidang pertahanan, sistem Kontrol Digital yang banyak dipakai di pengontrolan peluru kendali bisa didalami. Yang pasti, dengan memasuki dunia ini, setiap lulusan Teknik Fisika pasti siap dan berani mengatakan, “We can control everything!!!”

Ups, bagaimana menurut anda dunia Teknik Instrumentasi dan Kontrol ?? Ada beberapa hal yang jadi pertanyaan mahasiswa, antara lain, bidang kontrol seperti apa yang harus dikuasai jika ingin bersaing di dunia industri ?? Trus, kira-kira, kemana Instrumentasi dan Kontrol seharusnya diarahkan di Indonesia ini ?? Yuk, share….

Written by fathonezic

June 27, 2008 at 2:46 pm

Posted in Teknik Fisika

37 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. asalamu’alaikum
    Sukces selalu bagi SMA 1 karena tidak melupakan daerah asli kulon progo.sebab kota masa depan adlah kulon progo bagi DIY ,alhamdulillah keponakan saya diterima diSMA I ini AMIN

    sayid jumiant

    July 6, 2008 at 4:28 am

  2. ass

    wah kreatif jg km, trus berkarya ya!!
    untuk industri msh bnyk pake algroritma PID tuk kontrol proses yg dikombinasikan ma cascade,ratio,feedforward, decoupler dll..skrng dah jamannya Advanced Process Control (APC) tuk optimasi kontrol kayak MPC, JST, Fuzzy dll yg kelak akan embedded/diaplikasikan ke DCS..
    yah pelajari ja regulatory control dulu (PID,cascade,ratio dll) ma dasar2 pengukuran jgn lupa final elemnt (control valve), baru ke APC..

    pak nazrul tuh kompeten banget ttg kontrol cerdas, ambil aja ilmunya.setauku alumni yg jago ilmu2 kontrol cerdas itu wisnu fistek’01 (skrng S2 di PINK ITB), km konsultasi ja ke dia Ok!

    capt. arrax

    July 13, 2008 at 4:17 am

  3. Hy. .Mohn bntuan y ka. .Ak msh klz 2,tp pgn ke fistek. .Ak seneng fska,tp klo ambl I&C kudu jgo komputr dn ga gaptek. .Sdgkn ku rda2 gaptek. .Gmn dunk ka? Thx b4

    E=mc2

    December 16, 2008 at 9:45 am

  4. tenang dek
    kan semuanya dipelajari ketika kuliah
    dan ada mata kuliah dasarnya
    dijamin kamu gak gaptek setelah semester 4 soalnya hampir semua tugasnya pake komputer
    semangat ya…

    kknpanggang2

    December 17, 2008 at 3:21 am

  5. Wah mas Fathoni ini semangat sekali.
    Meskipun sudah cukup lama lulus dari TF & sudah juga tercebur di bidang Instrumentation & Control (AKA Control System Engineering atau apapun orang menyebutnya…) cukup lama, asyik juga baca tulisan sampiyan.

    Anak muda, tetap semangat!

    Ali G

    January 13, 2009 at 7:21 am

  6. Nice Post. Untuk menambah khasanah ilmu pengetahuan

    kang abet

    February 9, 2009 at 3:39 am

  7. mas, numpang tanya..

    kira2 elins ugm sama Tek Fisika prospeknya byk [bagus] yg mana ya??
    coz aq pengen masuk ke hal2 yg ke-energian, tp jga pengen yg per-komputeran…nyuwun sarannya..

    ikhwan

    February 17, 2009 at 3:37 pm

    • kalau pengen belajar tentang ke-energi-an ,tek.fisika ugm adalah jurusan yang di dalamnya terdapat konsentrasi energi terbarukan,,disana kamu bisa belajar tentang manajemen energi,dan rekayasa energi terbarukan seperti biomassa,air,angin,surya .selain itu terdapat konsentrasi instrumentasi dan kontrol,,

      hari

      January 22, 2010 at 1:34 am

  8. mw nanya,,,,kira2 di bagian drilling migas ,,,,apa teknik fisika juga ada andilnya????????????di bagian apanya???makasih

    ti2h

    February 23, 2009 at 1:17 pm

  9. ijin save yaa

    batam

    March 3, 2009 at 3:36 am

  10. ehm…numpang lewat yah…saya mahasiswa tekfis ITS

    senyawa88

    May 29, 2009 at 6:55 am

  11. @ikhwan….
    sulit belajar energi di elins….
    maka, pilihlah tekfis… dua2nya ada…

    @ti2h
    bagian kendali mbak…
    maintenance-instrumentasi-teknik fisika
    power-elektro yg pegang
    mesin-anak mesin dong
    proses-teknik kimia

    @batam
    oke

    @senyawa-selamat datang di blog saya

    andhy

    June 7, 2009 at 11:15 pm

  12. mas,aq udh masuk tek.elektronika dan instrumentasi…pinginya seh msk tek.fska…hehehe…apa ya perbedaanya dua jurusan ini???

    anggi

    July 30, 2009 at 2:52 pm

    • perbedaan paling mendasar, di elins tidak diajarkan mekanika fluida dan termodinamika serta berbagai ilmu yang berhubungan dengan proses. hal ini mengakibatkan lulusannya kurang dapat beradaptasi dengan fenomena kimia/fisika yang terjadi di berbagai indstri proses seperti di perminyakan. ilmunya terlalu oriented ke elektronik. namun, banyak juga elins yang masuk perminyakan karena memang tenga instrumentasi masih sedikit dan lulusan teknik fisika belum bisa memenuhi kebutuhan tersebut

      andhy

      July 30, 2009 at 11:29 pm

  13. @ anggi:kalo kamu pengen mendalami instrumentasi,tetaplah kuliah di elins,tapi kalau kamu pengen mendalami energi,utamanya energi terbarukan,teknik fisika bisa dicoba,,,di teknik fisika ugm ada 2 peminatan yaitu instrumentasi kendali dan energi terbarukan,,,

    hari

    January 17, 2010 at 2:11 am

    • saya pikir, di teknik fisika pun kita bisa mendalami instrumentasi. malah mengaplikasikannya asyik kalo ditambah dengan energi. coba aja deh, piping and instrument diagram, kalo gak ngerti energi susah juga. hehehe

      andhy

      January 22, 2010 at 2:13 am

      • iya bener,,antara instrumentasi dan energi harus saling mendukung, keduanya mesti diseimbangkan.

        hari

        January 22, 2010 at 2:44 am

  14. mas,mw nanya,,di fistek ugm,ilmu yang berhubungan dg proses itu apa aja?selain termo sama mekflud,,tks

    hari

    January 22, 2010 at 1:54 am

    • kamu anak teknik fisika ugm bukan ??
      harusnya udah tau kan ??
      ada matematika teknik 1 dan matematika teknik 2, fenomena transport, perpindahan panas dan massa, proses pemisahan, kontrol proses,komputasi dinamika fluida,management energy,kimia dasar, apalagi ya ?? banyak banget je. tapi yang paling penting, termo ma mekfluid. ditambah matematika teknik dan perpindahan panas, udah cukup menurut saya. kalo udah bener2 jago disitu aja, bersiaplah buat jadi process engineer

      andhy

      January 22, 2010 at 2:11 am

  15. iya mas tapi sekarang sy baru semester 3..ok tks bwt sarannya,,,

    hari

    January 22, 2010 at 2:37 am

  16. pokok nya
    elektronika dan instrumentasi (elins) lebih terdepan
    terbukti
    sudah banyak menjuarai kompetesi
    salah satu nya juara kri regional 3 2010
    bersama teman” mesin dan elektro
    instrumentasi dan kontrol nya lebih terdepan

    yus

    May 20, 2010 at 5:42 am

    • wow, luar biasa sekali ya mas, elins itu. ckckkc…
      mantap pokoknya. memang elins lebih hebat kok. lebih luar biasa. sudah banyak sekali menjuarai kompetisi ya??

      alhamdulillah, fistek sudah tidak perlu menunjukkan apa2.
      yang jelas kalo fistek, ada lowongan buat instrumentasi kontrol tak perlu jauh2 ke elins, karena requirementnya jelas buat fistek. kalo elins, nampaknya sering ya, ikut2an daftar lowongan instrument walaupun di lowongan itu jelas cuma disebutkan buat fistek. hehehe

      padahal elins paling hebat lhoo …😛

      andhy

      May 20, 2010 at 5:47 am

    • hah…lebih terdepan?hhahahhhah…jauh lah ma teknik fisika….apalagi ma teknik fisika itb…lab nya ada 14 buah…sebagian besar lab instrumentasi…..jauh lah ma elins…lab nya ada berapa?lagian elins masih muda…bandingkan dg teknik fisika itb yang berumur 54 taun…..wakakkakakkaka

      jayan

      June 12, 2010 at 3:21 am

  17. wakakak…elins prodi gak jelas…kalau ingin mendalami instrumentasi mending ke teknik elektro atau teknik fisika,,,soalnya lebih menjual dibanding elins…lagian perusahaan juga kurang mengenal elins tuh prodi apaan…biasanya kalau ada lowongan instrument engineer yang direkrut anak teknik elektro atau teknik fisika….BUKAN ELINS…lagian kalau elins masih gak jelas mau jadi insinyur atau ilmuwan…ngakunya belajar ilmu rekayasa tapi masuknya kok MIPA y,,,,

    mahasiswa TE UGM

    May 20, 2010 at 3:39 pm

  18. tergantung kita juga..
    saya punya teman kos anak t. fisika ugm, namaya mas T**s, yang lulus sudah 2 tahunnan masih belum dapet kerja, dan sekarang dia jualan Pulsa di rumahnya, tapi ada juga teman saya yang tf yang angkatan 05 diterima di epson, bareng juga dengan teman saya yang elins 05 di epson

    tapi, kalo tidak pintar sekali, susah untuk jadi anak t.f, apalagi ilmunya terbatas pada instrumentasi dan energi yang sebenarnya bisa di ganti dengan jurusan lainnya

    fat

    June 3, 2010 at 6:05 am

    • hahaha…
      saya kenal dengan orang yang anda maksudkan mas.
      masak sih cuma jualan pulsa ??
      lha usahanya banyak banget kok…

      lagian,. mas T**s adalah mahasiswa berprestasi, beberapa kali juara nasional, dan dia memang pernah bilang sama saya amat sangat ingin jadi wirausaha.

      apa iya harus pintar sekali ??
      hehehe
      silakan anda cari semua alumni 2005 dan sudah ada dimana mereka sekarang. hehehe
      itu yang paling dekat, soalnya, mereka baru aja lulus. hitung berapa yang nganggur😛

      pasti ada sih yang nganggur, tapi bukan berarti karena belum dapet kerja kan🙂

      andhy

      June 8, 2010 at 3:24 pm

  19. @fat:saya kira kalau konsentrasi energi terbarukan di teknik fisika,tidak ada yang mempelajari selain teknik fisika(di jurusan lain gak ada,kalau ada mana coba?)kalau instrumentasi:
    Elektro : Lebih banyak melihat sisi elektronik dari sistem instrumentasi itu sendiri
    TF : Mempelajari hal2 lain ,seperti aspek2 fisika dll

    john

    June 3, 2010 at 2:37 pm

  20. tantangan di dunia industri membutuhkan orang yang bisa mengaplikasikan ilmu tentang INSTRUMENTASI DAN KONTROL ini di sistem yang notabene bukan cuma sistem elektrik saja.

    john

    June 3, 2010 at 2:39 pm

  21. mungkin mas t**s yang lulusan TF trus jualan pulsa tuh emang mau wirausaha,dia gak mau kerja di perusahaan,,,kenalan saya yang sekarang masih kuliah di elins rencananya juga mo buka service HP habis lulus kuliah,,,dia gk mo kerja kantoran katanya,,,ya wirausaha gpp lah,,,

    fikri

    June 3, 2010 at 2:45 pm

  22. saya kira ilmu teknik fisika gk hanya sebatas instrument dan energi:

    Teknik fisika (Inggris: engineering physics) adalah ilmu teknik atau rekayasa yang mempelajari berbagai bidang aplikasi ilmu dasar, ilmu terapan dan pemanfaatan teknologi. Insinyur teknik fisika diharapkan memiliki basis matematika, fisika, kimia yang kuat serta ilmu perekayasaan yang menonjol karena bidang pekerjaannya yang cakupannya sangat luas dimulai dari industri hulu hingga hilir.

    Saat ini di Indonesia pendidikan Teknik Fisika dilaksanakan di lima universitas yaitu Institut Teknologi Bandung di Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember di Surabaya, Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta, Universitas Nasional di Jakarta, dan Institut Teknologi Telkom di Bandung.
    Penjelasan Umum

    Teknik Fisika atau Engineering Physics adalah disiplin ilmu yang tumbuh seiring dengan dan sebagai tanggapan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia. Sejarah menunjukkan bahwa program pendidikan Teknik Fisika di seluruh dunia, khususnya di Amerika Serikat, Eropa dan Kanada, berkembang dimulai sejak tahun 1940-an setelah perguruan tinggi menyadari perlunya mendidik satu jenis pendidikan keinsinyuran yang mempunyai dasar yang kuat dan cukup luas terdiri dari ilmu-ilmu fisika dan matematika, serta dasar-dasar engineering sesuai dengan perkembangan terakhir. Disiplin baru ini diharapkan dapat menjembatani, mendekatkan dan turut serta dalam berbagai kegiatan riset ilmu-ilmu terapan yang mendukung pengembangan perekayasaan dan teknologi (engineering and technology).

    Pada saat ini, para lulusan disiplin-disiplin perekayasaan dan teknologi yang dikelola sesuai dengan pembagian disiplin ilmu-ilmu teknik secara tradisional umumnya menghasilkan lulusan dengan keahlian spesifik dan terspesialisasi. Hubungan antar disiplin perekayasaan dan teknologi tersebut dengan ilmu-ilmu dasar murni dan ilmu dasar terapan belum terjembatani. Adanya engineer yang dibekali dengan basis matematika dan fisika yang kuat dan cukup lebar dapat meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan R&D dan pemanfaatannya secara cepat di sektor-sektor industri dan dunia usaha. Program studi Teknik Fisika dengan demikian dapat memasuki seluruh tahap proses hulu ke hilir dalam aplikasi ilmu-ilmu dasar, ilmu-ilmu terapan hingga di sektor hilir pada pengembangan engineering dan pemanfaatan teknologi. Oleh karena fungsi, visi dan misinya, profesi Teknik Fisika sering disebut sebagai frontier engineering, dan mampu bergerak pada garis batas pengembangan teknologi baru yang memanfaatkan ilmu-ilmu dasar, matematika dan fisika.

    Disamping itu, perkembangan yang cepat dari teknologi mutakhir (advanced technologies) memerlukan insinyur-insinyur yang mempunyai kemampuan antar-disiplin dan mampu dengan cepat mengasimilasikan dirinya untuk memanfaatkan kemajuan-kemajuan terakhir dari ilmu pasti dan alam. Seorang mahasiswa Teknik Fisika akan mendapatkan bekal yang cukup ilmu-ilmu dasar (kimia, fisika dan matematika) serta ilmu-ilmu keteknikan dari berbagai cabang (teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik material). Integrasi dari ilmu-ilmu pengetahuan ini sangat diperlukan untuk pengembangan teknologi tinggi, baik yang berlangsung saat ini maupun yang akan terjadi pada masa yang akan datang.

    Untuk menjawab kebutuhan tersebut, pendidikan Teknik Fisika pada strata pertama (S1) ditekankan pada penguasaan ilmu dasar sains dan engineering yang kokoh, sehingga lulusannya dapat berperan sebagai katalisator atau integrator/ koordinator/ fasilitator/ project leader dimana usaha-usaha yang bersifat multidisiplin dalam industri, penelitan dan pengembangan (R&D / research and development) dan kegiatan-kegiatan lainnya. Pada strata yang lebih tinggi (S2), program pendidikan diarahkan untuk memberikan bekal pada penguasaan ilmu-ilmu baru dan penerapannya dalam berbagai bidang kajian dan industri. Bidang-bidang kajian yang kini menjadi pilihan antara lain Computational Materials Science & Engineering, Optics and Fiber Optics, Laser Communication, Instrumentation and Computation Systems, Medical Instrumentations and Biophysics, Control System and Engineering, dan Built-in Environment, Vibration and Acoustics.

    M. rizal

    June 3, 2010 at 2:49 pm

  23. Lulusan Teknik Fisika bekerja di berbagai industri sebagai insinyur profesional di bidang instrumentasi dan kontrol (instrumentation and control), akustik dan teknik pencahayaan (lighting), teknologi bahan (material science), serta tata udara (refrigeration and air conditioning), staf peneliti di bidang teknologi terapan, staf pengajar di institusi pendidikan. Kelebihan yang spesifik dari lulusan Teknik Fisika adalah kemampuannya untuk bekerja dengan sistem yang melibatkan secara simultan banyak aspek fisika dan teknik.

    Meskipun demikian, dunia industri di Indonesia pada umumnya hanya mengenal keahlian instrumentasi dan kontrol adalah keahlian dari alumni Teknik Fisika. Sehingga profesi insinyur instrumentasi (instrument engineer), insinyur pengendalian (control engineer), insinyur otomatisasi (automation engineer) dan lain-lainnya selalu ditempati oleh para insinyur lulusan Teknik Fisika.

    Industri yang menyerap lulusan Teknik Fisika :

    * Industri Rekayasa dan Konstruksi (EPC : Engineering, Procurement & Construction)

    Industri ini dimotori oleh perusahaan-perusahaan yang menangani rancang bangun suatu pabrik (plant) (contohnya: kilang minyak, pabrik petrokimia, pembangkit listrik), atau merancang bangun fasilitas produksi (contohnya: anjungan minyak dan gas lepas pantai, jalur produksi / perakitan otomatis, dll.). Rancang bangun ini dilakukan mulai dari atas kertas hingga mulai beroperasi.

    Dalam pengerjaan rancang bangun suatu pabrik atau fasilitas produksi ini, lulusan teknik fisika akan bekerja sama sangat erat dengan process engineer (biasanya lulusan teknik kimia). Process engineer akan merancang dan menentukan alur proses dan unit-unit pemroses apa saja yang diperlukan, dan menuangkannya dalam process flow diagram serta P&ID (piping and instrument diagram). Sebagai instrument engineer, lulusan teknik fisika kemudian akan memberi input dan memfasilitasi otomatisasinya dengan diantaranya :

    1. Merancang dan atau memilih alat ukur besaran proses yang sesuai (mis.: orifice DP flowmeter atau ultrasonic flowmeter?)

    2. Merancang dan atau memilih final control element (mis.: menentukan kapasitas, karakteristik dan material dari control valve)

    3. Mendiskusikan dan menentukan strategi kontrol yang tepat (mis.: proses bersifat sequential atau kontinu?)

    4. Merancang sistem pengaman proses (process safety/safeguarding system) (mis.: safety logic diagram, cause and effect diagram)

    5. Merancang dan atau memilih implementasi teknologi otomasi yang sesuai (mis.: menggunakan PLC atau DCS?)

    6. Memfasilitasi agar representasi besaran-besaran proses tersedia di layar monitor control room (mis.: gambar pompa warna merah berarti pompa tersebut trip, dll.)

    7. Mengkaji P&ID beserta dokumen terkait lainnya dalam HAZOP (hazard & operability studies) bersama-sama process engineer, piping engineer, mechanical engineer, operation engineer, maintenance engineer, safety engineer, dll. untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kekurangan yang ada sebelum disain dari pabrik atau fasilitas produksi dibangun. (mis.: apakah tersedia alarm proses, alarm kebocoran gas, alarm kebakaran, emergency shutdown, dll. yang sesuai?)

    Interface dengan piping engineer dan mechanical engineer (lulusan teknik mesin) juga diperlukan untuk menentukan karakteristik dari material instrumentasi, menentukan cara penempatannya di perpipaan dan tanki / unit proses, dll. Sedangkan interface dengan electrical engineer (lulusan elektro arus kuat) diperlukan untuk memfasilitasi tersedianya indikasi dan alarm alat produksi (pompa, kompresor, turbin, dll.) di control room.

    Berikut adalah beberapa nama perusahaan nasional maupun multinasional yang bergerak dalam bidang rancang bangun pabrik dan fasilitas produksi yang banyak memiliki insinyur instrumentasi didalamnya: PT Tripatra, PT Rekayasa Industri, PT McDermott Indonesia, PT IKPT, PT Amec Berca, PT KBR Indonesia, PT Gunanusa Fabricator, PT. Technip, PT CeriaWorley, PT Pertafenikki, PT Saipem, dll. Untuk melihat contoh aktivitas pekerjaan apa saja yang dilakukan dapat dilihat di website masing-masing, seperti : tripatra.com, technip.com, etc.

    * Industri Produk Sistem Instrumentasi dan Integrator Sistem

    Industri ini dimotori oleh perusahaan-perusahaan yang memproduksi sistem instrumentasi dan kontrol (vendor) maupun perusahaan yang bersifat melakukan perancangan sistem kendali pabrik terintegrasi. Adanya produksi instrumentasi dengan berbagai jenis merek, memungkinkan suatu pabrik menggunakan sistem instrumentasi dan kontrol dengan merek yang berbeda-beda dimulai dari lapangan sampai ke tingkat manajemen parbik. Dibutuhkan suatu usaha untuk mensinkronkan kerja dari alat-alat tersebut supaya berfungsi dengan baik dan optimal. Suatu perusahaan bisa murni melakukan pekerjaan integrasi sistem ataupun melakukan pekerjaan integrasi sistem sekaligus menjual produk instrumentasi. Berikut adalah beberapa nama perusahaan nasional maupun multinasional yang bergerak sebagai supplier dan service provider perangkat instrumentasi dan kontrol, dan banyak memiliki insinyur instrumentasi didalamnya: PT Yokogawa Indonesia, PT Widya Pandu Ekatama, PT Control System Indonesia, PT Transavia Otomasi Pratama, PT Wifgasindo Dinamika Instrument Engineering, PT Somit Karsa Trinergi, dll. Untuk melihat contoh perangkat instrumentasi dan kontrol, website vendor induknya dapat dilihat, seperti : emersonprocess.com, yokogawa.com, etc.

    * Industri Pengolahan dan Manufaktur

    Pabrik atau fasilitas produksi yang sudah berjalan memerlukan insinyur instrumentasi dan kontrol untuk melakukan perawatan, penyelesaian masalah ataupun perancangan sistem baru yang akan ditambahkan pada pabrik atau fasilitas produksi. Hal ini karena semua industri sekarang menggunakan otomatisasi sebagai bagian integral dari unit proses atau fasilitas produksi. Tanpa otomatisasi atau instrumentasi pabrik atau fasilitas produksi akan menjadi sangat tidak efisien dan seringkali membahayakan.

    Industri pengolahan dan manufaktur memiliki banyak ragam, mulai industri hulu hingga hilir seperti : industri minyak dan gas, industri pupuk, industri semen, industri makanan dll. Industri manufaktur memiliki banyak ragam dari mulai industri manufaktur elektronika, manufaktur kendaraan bermotor (mobil/motor), manufaktur peralatan industri, dll. Berikut adalah beberapa nama perusahaan nasional maupun multinasional yang memiliki pabrik atau fasilitas produksi dan banyak memiliki insinyur instrumentasi didalamnya: PT ExxonMobil Oil Indonesia, PT Chevron Indonesia, PT. Total E&P Indonesie, PT Pertamina E&P, PT Medco Indonesia, PT Pupuk Kaltim, PT Chandra Asri, PT Asahimas Chemical, PT Semen Gresik, PT Unilever Indonesia, PT Panasonic Indonesia, PT Astra International, dll.
    Beberapa Lulusan Teknik Fisika yang Menonjol

    Meskipun banyak sekali lulusan Teknik Fisika yang berprofesi insinyur sebagai karir pertamanya, tak sedikit pula yang sudah sukses menduduki posisi yang menonjol dibidangnya Kusmayanto Kadiman sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia dibawah pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, Fadel Muhammad sebagai Gubernur Gorontalo, Rama Royani sebagai pemilik berbagai macam perusahaan yang bergerak dibidang instrumentasi dan Ahmad Faisal sebagai Corporate Senior Vice President, Marketing and Trading di PT Pertamina, Karen Agustiawan sebagai Dirut Pertamina.

    M. rizal

    June 3, 2010 at 2:51 pm

  24. menurut saya,justru elins yang ilmunya bisa diganti dengan jurusan lain….mengapa di ITB,UI,ITS dll gk ada elins? karena ilmunya udah dicover semua di teknik elektro,ilmu komputer, teknik fisika,informatika dll..jadi elins udah gak dibutuhkan lagi disana…paling cman sampai D3( pendidikan ketrampilan instrumentasi)

    mahasiswa TE UGM

    June 3, 2010 at 2:58 pm

  25. wah, mas M Rizal, lengkap banget copasan dari wikipedianya tuh haha

    hhhh

    June 7, 2010 at 2:59 pm

  26. mas mau tanya ,,,menurut mas management ekonomi kedepannya bgus g???? trus kalo JUR T.I dan S.I kan hampir sma..kalo saya ambil S.I kedepannya bgus g ya ??? tlong dijawab ,,saya mau daftar kuliah 1 bulan lagy,,tp mch bingung

    dian

    July 14, 2010 at 1:36 am

  27. TUK ELINERS KACANGAN:

    SEBAGAI BUKTI KALO ALUMNI FISIKA TEKNIK UGM BANYAK YANG BERKARIR DI INSTRUMENTASI DI INDUSTRI MIGAS DAN BUMN, SEBAIKNYA KALIAN LIAT DI http://WWW.TF.UGM.AC.ID

    GW PENASARAN SAMA ELINERS KACANGAN YG NGAKU JAGO INSTRUMENT INDUSTRI, TRUS GW LIAT SITUSNYA DAN CARI KERJA ALUMNINYA, PAS GW KLIK HASILNYA KOSONG

    DASAR PEMBUAL, KALO SOMBONG TUNJUKKIN BUKTI YANG VALID DONK!!!! GW YAKIN KALO KETUA JURUSAN ELINS NGELIAT KOMENTAR ELINERS KACANGAN INI, PASTI PRIHATIN ATAS KESOMBONGANNYA HAHAHAHA

    alumni fistex

    August 19, 2010 at 4:37 pm

  28. Saya mahasiswa TF ITS 2007 yang sedang mengerjakan Tugas Akhir ttg Desain kontrol prediktif MIMO yang tak kunjung selesai…hehe..
    Wah salut saya baca blog ini. Pokoknya TF memang juara..hehe.. Bidang Instrumentasi dan kontrol terus berkembang. Salah satu hal yang sebaiknya dikuasai sama anak kontrol adalah dinamika sistem proses. gimana kita bisa mengontrol kalau g’ tahu karakteristik obyek yang akan di kontrol. Perkuat hal2 yang dasar, soalnya itu yang menjadi dasar logika berfikir. Belajar itu bertahap.
    Banyak industri mulai beralih dari mode kontrol konvensial ke APC sperti MPC, GE, fuzzy, JST,dll..Karena memang metode ini dirasa mampu untuk mengurangi osilasi sistem saat terjadi gangguan. Selain itu cocok utk mengendalikan sistem yang MIMO dan memiliki time constan yang besar. Berdasarkan info yg pernah saya dapatkan kalau PT.Badak menerapkan APC dan alhasil produksi yang dihasilkan semakin meningkat..

    sukses terus TF!!!!!

    gandhoz TF ITS

    February 18, 2011 at 8:25 am

  29. assalamualaikum
    saya sekarang bersekolah di SMKN 1 Kota cimahi,dengan jurusan Instrumentasi Industri Kontrol Proses,saya berencana melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,apakah dari jurusan saya sekarang ini,nyambung tidak ke jurusan Teknik Fisika?
    wassalamualaikum

    Teguh

    June 8, 2014 at 4:17 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: