Saat aku belajar Instrumentasi dan Kontrol
Rekan-rekan semua, jangan heran jika saya belajar Instrumentasi dan Kontrol. Kebanyakan orang menganggap bahwa dunia ini adalah milik Teknik Elektro. Padahal dunia kerja justru menganggap bahwa Teknik Fisika adalah pemilik sah keahlian jenis ini. Mengapa?? Karena keahlian ini sangat membutuhkan ilmu interdisipliner yang hanya didapat di Teknik Fisika dan (menurut saya) Teknik Mesin serta Ilmu Fisika di Fakultas MIPA. Semua mahasiswa yang kuliah di Teknik Fisika pasti merasakan bahwa kuliah akan banyak diisi dengan kata pemodelan, bagaimana mendapatkan variable fisisnya, bagaimana mengontrol atau memanipulasinya, dan bagaimana agar outputnya sedekat mungkin dengan yang kita inginkan. Tentunya kesemuanya itu juga dikombinasikan dengan kata-kata dari planet lain macam Signal Processing, System Dynamics/identification, matematika yang bikin mumet serta berbagai macam deret dan transformasi matematika.
Dari sana sebenarnya saya bisa menyimpulkan bahwa akar dari Ilmu Kontrol sebenarnya pemodelan matematikanya. Hal ini terutama adalah pemodelan sistemnya. Contoh, di Kontrol Otomatis kita memodelkan system dengan domain waktu dan frekuensi (Persamaan Differensial dan Transformasi Laplace). Bergerak ke Kontrol Modern kita akan mengenal State-space equation sebagai bentuk pemodelannya. Beralih ke Kontrol Digital, kita akan mengenal Transformasi Z. Di Kontrol Cerdas kita akan bermain logika karena ini adalah system cerdas yang memungkinkan mesin dicoba untuk berfikir seperti manusia (banyak yang menyebutnya dengan sebutan Neuro-Fuzzy dan Artificial Neural-Network ). Di Kontrol Proses kita akan mengenal bentuk fisis nya dan bukan lagi pemodelan. Walhasil kita akan bener-bener tahu yang namanya Kontrol itu ya di Kontrol Proses menurut saya. Parahnya, di Teknik Fisika, kemampuan Kontrol benar-benar ditekankan. Buktinya, pembelajaran Kontrol banyak diulang diberbagai mata kuliah seperti Sinyal dan Sistem yang juga mempelajari berbagai macam jenis transformasi. Alhasil kita benar-benar menguasai karena diulang-ulang terus sampai ada di luar kepala.
Ilmu Kontrol emang menarik. Lapangan kerjanya juga sangat luas. Bahkan disegala bidang industri manufaktur sekarang ini sangat banyak dibutuhkan lulusan dibidang Instrumentasi dan Kendali. So, anda tertarik?? Masuk aja ke Teknik Fisika UGM hehe… Ups, suatu saat saya mau bahas banyak tentang dunia Instrumentasi dan Kontrol melalui blog ini. Ditunggu ya….
halo bung muhammad, salam kenal, omong2 dulu kuliah kontrol juga ya? mohon dibahas donk kelanjutan tulisan diatas saya mo nostalgia nih sama ilu tsb.
Resi Bismo
December 23, 2007 at 7:19 pm
idem ma yang comment di atas ah
Ruhe
March 23, 2008 at 4:36 pm
[...] 1. Instrumentasi dan Kontrol Ilmu ini adalah trademark Fisika Teknik di dunia industri. Kita akan belajar tentang mechanical dan electrical system sekaligus. Tugas utama seorang instrument/control engineer adalah mengontrol sistem proses industri. Contoh, Suatu industri kertas akan membuat kertas dengan tipis tertentu. ketipisan suatu kertas perlu dikendalikan untuk bisa didapatkan kertas dengan tipis yang diharapkan. Contoh lain adalah pengendalian robot-robot dalam dunia industri. Sub keahlian di bidang ini salah satunya adalah Komputasi. Komputasi disini lebih spesifik seperti aplikasi komputer pada Jaringan Syaraf tiruan, kecerdasan buatan, pengolahan citra digital, Interfacing (antar muka) instrumentasi. Programmable Logic Controller (PLC), pengelolaan data elektronik, sistem informasi manajemen dll. Fisika Teknik UGM memiliki ciri pada bidang telecontrolling atau pengendalian jarak jauh dan instrumentasi kedokteran. Di ITB lebih kuat instrumentasi industri. Elektronika juga menjadi salah satu sub keahlian bidang ini. [...]
Memperkenalkan Prospek Teknik Fisika UGM « Muhammad Fathonezic
May 27, 2008 at 10:48 am
sensor pa ja yang biasa digunakan dalam dunia industri…
trus gimana ngaksesnya???
kasi tau donk….
thank’s b4
hendro
August 28, 2008 at 7:45 am
whewww………..boleh juga ah dicoba kerja di instrument and controlll buat tambah ilmu.
Alumni STMI deprind R.I
Tekhnik Industri
Malvinus
December 2, 2008 at 10:59 am
nice post nech.
kang abet
February 9, 2009 at 3:52 am
saya sedang menyelesaikan program diploma3 instrumentasi elektronika, saya mau ambil S1 di ugm..
posisi saya di balikpapan dan sedang bekerja di salah satu perusahaan BUMN. ilmu yang saya dapat di program diploma saya sangat menunjang dengan pekerjaan saya yang sekarang, tapi saya ingin pengetahuan lebih dengan mencoba untuk menamatkan S1 instrumentasi elektronika di UGM dengan kuliah jarak jauh. apakah bisa untuk kuliah jarak jauh program S1 instrumentasi elektronika di UGM…? mohon bantuannya…
pontoh
February 13, 2009 at 2:20 pm
wah si andi tau banyak tentang mata kuliah kontrol…emang kamu ngambil kontrol apa aja ndi? hehehe..bukannya km energi?
Rifqi
February 24, 2009 at 3:26 pm
Wah,…bagus tu! saya lulusan elektro Arus lemah d3 kini bekerja di pembangkit listrik tenaga uap di freeport-papua sbg teknisi instrumentasi dan control. saya mw lanjutkan s1, apakah ada program kuliah jarak jahu? apa bisa konversi dr elektro ke instrumentasi dan kontrol?
luis rumpaidus
August 31, 2009 at 10:28 pm